Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Pariwisata Indonesia kembali dapat pengakuan dunia, kali ini tidak tanggung-tanggung destinasi wisata dunia Bali berhasil menyabet 3 penghargaan sekaligus dalam Global Destination Marketing Summit and World Culture and Tourism Forum.
Event yang diselenggarakan oleh Pemerintah Tiongkok dan C-Trip ini berlangsung di Xanxi Convention Center, Xian Propinsi Xanxi Tiongkok, Kamis (19/4/2018).
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, penghargaan ini menandai Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Terlebih penghargaan ini semakin mengukuhkan Baliyang pada tahun 2017 meraih the best destination 2017 versi TripAdvisor.
“Mengapa award menjadi penting? Seperti yang sudah saya singgung, award begitu penting bagi kita karena tiga alasan yang saya singkat 3C yakni: Confidence, Credibility, dan Calibration,” tutur Menteri Arief, Jumat (20/4/2018).
Ditambahkan Menteri, terkadang ada yang menanyakan apa gunanya memenangkan award. “Tapi, kita bisa balik pertanyaannya. Apa salahnya jika kita memenangkan sebuah award? Apakah salah kita lulus dalam ujian dengan nilai yang terbaik, tentu raihan ini harus kita syukuri,” jelasnya.
Seperti diketahui, Kemenpar sambut kemenangan Bali yang menyambet 3 katagori award sekaligus yakni sebagai Top 10 Overseas Destination, Top 10 Luxury Travel Destination dan Top 10 Honeymoon Destination for Chinnese Tourists selama tahun 2017.
Untuk kategori award Top 10 Honeymoon Destination, Bali berada di urutan pertama mengalahkan destinasi kelas dunia bergengsi lainnya seperti Hawai, Paris, New York, Dubai, Sanya, Madrid, Sydney, Guam, dan Valietta.
“Sedangkan untuk award kategori Top 10 Overseas Destination dan Top 10 Luxury Travel Destination, Bali berada di urutan 4,” kata Asdep Pemasaran Greater China Kemenpar Vinsensius Jemadu ketika menerima award yang disampaikan oleh CEO Destination Marketing C-Trip.
Vinsensius Jemadu mengatakan, kemenangan selalu direncanakan sebagaimana kerap disampaikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan award ini begitu penting karena tiga alasan yang disingkat dengan 3C, yakni Confidence, Credibility, dan Calibration.
Penetapan pemenang award yang dilakukan C-Trip bekerjasama dengan pemerintah Tiongkok tersebut berdasarkan kreteria dari search volume, booking volume, comments volume, dan voting dari 300 juta global members C-Trip.
Seperti diketahui Kemenpar tahun ini telah menetapkan China sebagai Top 5 (China, Eropa, Australia, Singapura, dan India) pasar utama wisatawan mancanegara 2018 berdasarkan kriteria 3S (size, sustainability, dan spending).
Menpar juga menambahkan, pada periode Januari-November 2017 yang lalu jumlah kunjungan wisman China ke Indonesia mencapai 1,9 juta wisman dengan pertumbuhan atau sustain growth sebesar 42,2% dan memberikan devisa atau total spread (spending) US$ 1,94 miliar.
“Tahun ini China kita tetapkan menjadi pasar utama karena total nilai dari size, sustain (growth), dan spread (spending) tertinggi mencapai 92%, sedangkan posisi kedua adalah Eropa total nilainya 77%,” kata Arief Yahya.

Memiliki usaha sampingan kini menjadi salah satu pilihan yang dijalankan banyak orang untuk memenuhi kebutuhan. Salah satunya adalah usaha guest house . Sebenarnya, usaha menyediakan penginapan sudah banyak terdapat di kota-kota besar karena permintaannya yang terbilang tinggi.
Bagi Anda yang memiliki bangunan atau rumah yang berada di lokasi yang strategis, mengelola usaha penyediaan penginapan adalah usaha yang cocok. Sebab orang-orang yang datang dari luar kota atau luar daerah, rata-rata adalah mahasiswa, pasti akan mencari-cari guest house.
Bila Anda berminat membuka usaha guest house beberapa tips berikut bisa dilakukan agar usaha guest house berjalan dengan sukses.
Sebelum membangun guest house, Anda perlu melakukan riset terlebih dahulu terhadap target/market yang ingin dituju. Anda bisa menyasar pekerja kantoran, siswa sekolah, mahasiswa, atau traveler.
Bila Anda menyasar traveler, pastikan bahwa lokasi yang dimiliki berada dekat dengan area wisata dan banyak dikunjungi pelancong. Sementara apabila tempat yang Anda miliki berada dekat dengan sekolah atau kampus, menyediakan guest house akan sangat menguntungkan. Sebab pelajar atau mahasiswa dari luar kota atau daerah akan mencari-cari tempat tinggal yang dekat sekolah atau kampus.
2. Lakukan riset dan tentukan target yang ingin disasar
Setelah menentukan target market yang ingin disasar, langkah selanjutnya adalah hunting lokasi (bagi yang belum memiliki tanah/lokasi). Sebaiknya, jangan buru-buru dalam membeli properti, tetap pertimbangkan harga dan lokasi yang dipilih harus strategis.
Selalu sesuaikan pilihan Anda dengan market yang ingin dituju. Usahakan sebisa mungkin mencari pemilik tanah yang sedang membutuhkan uang. Besar kemungkinan dia akan menjualnya dengan harga miring.
3. Beli properti sesuai kondisi finansial
Apabila dana yang dimiliki terbatas, Anda tidak perlu membelinya dalam skala besar. Belilah properti dalam skala yang kecil walaupun hanya satu atau dua bangunan. Jika dana Anda hanya cukup untuk membeli properti dengan luas 100 m², janganlah terlalu memaksakan diri membeli yang lebih luas dari itu
4.Rencanakan tipe dan bahan bangunan yang berkualitas
Setelah memiliki tanah yang siap dibangun, langkah berikutnya adalah membuat konsep terlebih dahulu mengenai tipe dan bahan bangunan yang ingin Anda gunakan. Di internet sudah banyak model rumah yang bagus dengan menggunakan bahan/material yang tidak mahal, tetapi tetap berkualitas.
5.Berikan fasilitas yang lengkap dan percantik dengan interior ataupun eksterior
Lengkapi bangunan yang Anda punya dengan berbagai fasilitas penunjang. Anda bisa menambahkan AC, kamar mandi dalam kamar, internet gratis, dan lain-lain. Percantik interior dan eksterior bangunan dengan pilihan warna cat yang sejuk dan nyaman di mata. Dengan begitu, pengunjung merasa betah tinggal di guest house
6. Pasang harga yang realistis,Tetapi tetap bisa memberikan Untung
Harga adalah salah satu elemen paling penting yang menjadi pertimbangan bagi orang-orang yang ingin menginap. Meskipun memiliki Guest House di lokasi yang strategis, memasang harga menginap yang mahal akan menyulitkan Anda mendapatkan pelanggan. Selalu tetapkan harga tidak jauh-jauh selisihnya dari harga yang ditetapkan kompetitor. Lebih baik ambil sedikit untung, tetapi berlipat sehingga nantinya mendapat profit yang banyak.
7.Pilih karyawan yang berdedikasi
Karyawan adalah salah satu indikator apakah pelayanan yang diberikan memuaskan atau tidak. Saran atau masukan dari pelanggan yang pernah datang menginap selalu penting untuk memperbaiki kekurangan yang ada. Selalu memilih karyawan yang berdedikasi dalam melakukan pekerjaannya sekalipun Anda sedang membutuhkannya segera.
8.Kebersihan Guest House menjadi standar dasar yang harus Terjamin
Jangan pernah menyepelekan kebersihan Guest House. Guest House yang bersih akan selalu menjadi pilihan pengunjung. Mereka akan merekomendasikannya kepada orang lain dan akan berkunjung kembali jika kebetulan pergi ke lokasi yang sama. Sebaliknya, Guest House yang kotor akan membuat pengunjung tidak betah dan enggan untuk kembali menginap.
9.Promosi dengan Bundling lebih diminati
untuk menarik banyak pelanggan, Anda perlu melakukan promosi bundling semisal promo diskon harga kalau menginap lebih dari 3 hari.
Atau bundling harga sewa murah dengan bonus transportasi antarjemput gratis ke tempat wisata dan lain-lain. Bentuk promosi bundling seperti ini umumnya memancing minat banyak orang. Dengan penawaran seperti itu, Guest House Anda akan dipilih sebagai pilihan untuk menginap.
10.Buat nama Guest House yg mudah dan unik
Nama merupakan identitas dan pengingat bagi pelanggan. Memiliki penginapan dengan nama yang unik dan mudah dikenal akan membuat orang tidak gampang lupa sehingga apabila berkunjung ke lokasi tersebut akan senantiasa ingat dengan nama penginapan yang ditinggali.
11.Jalin kerjasama dengan komunitas agar pemasaran makin luas
Komunitas kini menjadi salah satu target market yang sangat potensial. Semakin besar komunitas, semakin besar pula target market yang Anda tuju. Untuk usaha di bidang penginapan, Anda bisa berpromosi ke komunitas-komunitas di tanah air.
Misalnya, Anda memiliki penginapan di Bandung. Anda bisa menawarkan promo menginap di hotel kepada komunitas-komunitas yang ada di Bali atau di luar Bali. Dari satu komunitas biasanya informasi akan cepat tersebar.
12.Jalankan tekun,Niscaya akan berhasil
Siapapun bisa berhasil menjalankan usaha. Asal disertai tekad dan mau menjalankannya dengan tekun





Revolusi Industri sudah menjadi tuntutan sesuai kebutuhan zaman yang tidak bisa dihindarkan. Kita harus siap menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan berfikir kritis, kreatif, komukasi, dan bekerjasama. Dengan harapan juga akan melahirkan generasi yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.
Dalam mendorong pengembangan pariwisata, pada tahun 2018 Arief Yahya selaku menteri Pariwisata menekankan pentingnya perkembangan teknologi dalam mendorong sektor pariwisata di Indonesia.
Oleh karenanya Kementeriannya mendorong Pariwisata 4.0 agar membawa hasil signifikan pada sektor pariwisata Indonesia. Peringatan Hari Pariwisata Dunia (Word Tourism Day) sudah diperingati pada 28 september 2018 yang lalu dengan membawa tema “Tourism and The Digital Transformation” atau sebagai Tahun Pariwisata dan Transformasi Digital.
Namun dalam penerapan menuju Pariwisata 4.0 dibutuhkan unsur lain, salah satunya adalah Generasi milenial yang sudah berkompeten dalam industri revolusi 4.0. Generasi Milenial adalah generasi yang berusia antara 22 tahun sampai 37 tahun dengan rata-rata kelahiran antara tahun 1981 hingga tahun 1996.
Menurut survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Generasi Milenial menjadi paling dominan dalam penggunaan internet. Internet sangat bermanfaat mengenalkan potensi wisata daerah kepada semua orang baik dalam skala nasional maupun internasional.
Pun melihat generasi milenial yang lebih suka menghabiskan waktu dan materi untuk piknik. Ini tentu akan sangat baik ketika pemanfaatan internet dengan suka piknik dikolaborasikan dengan pengenalan tempat piknik kedalam dunia digital. Dan dua hal ini dimiliki oleh generasi milenial.
Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo dalam media sosialnya mengatakan. ” Kita ingin mendatangkan wisatawan yang banyak dari mancanegara. Untuk itu, kita perbaiki fasilitas infrastruktur, landas pacu bandara diperpanjang, terminal diperbaiki, jalur transportasi diperbaiki, hotel dan lain-lainnya kita siapkan. Cukup ? Ternyata tidak.
Kita Membutuhkan peran hubungan masyarakat (humas) dan media untuk mendatangkan para wisatawan dan investor datang ke Indonesia, untuk membangun citra positif Indonesia. “
Pemanfaatan media dan hubungan masyarakat dengan Internet adalah pilihan yang tepat dan praktis untuk promosi potensi wisata yang ada di kabupaten Humbang Hasundutan sembari kita berharap pembangunan infrastruktur terus diupayakan oleh pemerintah selaku pemangku kebijakan.
Humbang-Hasundutan merupakan kabupaten yang memiliki banyak potensi wisata yang harus terus dikembangkan dan harus terus dipromosikan.
Namun kita melihat begitu minim informasi tentang potensi-potensi pariwisata yang ada di dunia digital dan kurang update sehingga mempersulit para pengunjung yang berasal dari luar sumatera utara secara umum dan diluar humbahas secara khusus untuk datang ke humbahas.
Pertama saya ijin menyarakan agar, pemerintah daerah humbahas harus siap dan terus bersinergi dengan para milenial yang sudah berkompeten dengan revolusi industri 4.0 juga mendorong milenial’s yang awam untuk siap berkompetisi dan berkarya, misalnya dengan pelatihan-pelatihan. Dengan harapan mampu menyusun strategi kolaborasi dan SOP kreatif yang bertujuan untuk mendatangkan wisatawan ke humbahas.
Kedua meningkatkan budaya literasi di tengah-tengah milenial humbahas akan sangat membantu dalam meningkatkan sumber daya manusia dan potensi wisata di humbahas sendiri.
Salah satunya dengan memulai menulis dan menceritakan tentang kultur, kekayaan, dan potensi-potensi wisata di humbahas di blog, web atau minimal didalam media sosialnya.
Tentu ini akan sangat baik untuk mempromosikan humbang-hasundutan sendiri kedalam dunia digital.
Kita pun belajar dari daerah-daerah yang sudah menjadi destinasi di Indonesia, misalnya Bali, Jogja, Solo dan daerah lainnya merupakan bukan sesuatu yang sulit ketika kita akan mencari tempat wisata, akomodasi, kuliner di daerah tersebut. Google telah menyediakannya karena banyak blog dan website yang menceritakan tentang daerah tersebut.
Ketiga Pemerintah daerah bersinergis dengan milenial dengan membuat program yang menarik minat milenial untuk ikut berpatisipasi aktif dalam mengembangkan pariwisata.
Salah satunya dengan membuat lomba mengenai pariwisata humbahas, misalnya lomba menulis blog dan membuat vlog yang diperuntukkan untuk umum atau milenial yang berasal dari humbahas yang sedang menuntut ilmu atau bekerja diluar humbahas.
Ini tentu hal sederhana namun sangat baik dalam hal promosi dibandingkan dengan membuat even yang memakan banyak dana dan hasilnya tidak maksimal.
Terakhir pemerintah daerah sebisa mungkin memaksimalkan potensi akademisi dan profesional kalangan milenial dengan menghasilkan inovasi baru juga memaksimalkan teknologi jangka panjang dan memastikan inovasi tepat sasaran dan tidak berakibat negatif bagi pembangunan berkelanjutan dan masyarakat lokal sekitar.
Salah satunya mungkin pembuatan aplikasi yang bisa digunakan untuk mempermudah tentang pariwisata humbang hasundutan.
Akhirnya, pembangunan dan pengembangan potensi pariwisata yang berada di humbang hasundutan kita harapkan akan semakin maju salah satunya dengan Industri Revolusi 4.0 dengan sinergitas antara milenial dan pemerintah yang harus dimulai dan terus dikembangkan demi perwujutan menuju pariwisata Humbahas Hebat.





Generasi Milenial atau yang biasa disebut dengan Milenials adalah istilah yang populer untuk orang orang yang lahir diantara tahun 1980 sampai 2000 an. Dengan kata lain, generasi milenial ini adalah anak – anak muda yang saat ini berusia sekitar 15 sampai 35 tahun. Akhir — akhir ini milenials ramai diperbincangkan, dari segi pendidikan, moral & budaya, dan penggunaan teknolgi.
Dengan adanya perkembangan teknologi ini yang membuat adanya perbedaan antara generasi milenial dengan generasi sebelumnya. Jika pada era sebelumnya koran dan majalah kertas masih sangat ramai penggemar, akhir akhir ini peminat dari kedua media tersebut sudah tidak sebanyak sekarang. Salah satu alasan utamanya adalah karena generasi milenial yang lebih memilih menggunakan teknologinya untuk membaca koran dan majalah melalui smarthphonenya. Banyak masyarakat saat ini yang lebih banyak membaca berita melalui platform berita online yang tersedia seperti, kompsiana, detik.com, line today.
Dalam kemajuan teknologi dan media sosial, kita harus bijak dalam menggunakan keduanya pada masa sekarang. Banyak orang yang tidak bijak dalam menggunakan media sosial dengan menyebar hoax tanpa mengetahui kebenaran dari berita yang akan di teruskan ke teman lainnya. Adapun juga perilaku tidak bijak dalam menggunakan teknologi yaitu seperti cyber crime, dimana banyak yang menggunakan kemajuan teknologi untuk kejahatan.
Di era ini generasi milenial memiliki banyak peluang pekerjaan, dimana sehubungan dengan kemajuan teknologi media membuat para milenials dapat memanfaatkan media sosial dalam pekerjaan. Sebagai contoh pekerjaannya yaitu, manajemen media sosial, content creator, dll. Banyak perusahaan yang membutuhkan orang dalam marketing melalui media online, dan ada juga yang membutuhkan content creator pada perusahaannya. Generasi milenials dituntut untuk lebih kreatif dalam penggunaan media dengan cara memperbanyak refrensi.
Salah satu contoh media digital di era sekarang adalah majalah digital. Majalah digital merupakan varian baru dari bentuk majalah print out yang sudah ada jauh sebelumnya. Keunggulan dari majalah digital adalah fleksibel dan sangat menarik. Tidak seperti majalah print out yang hanya memuat teks dan gambar, pada majalah digital kita bisa mencantumkan link refrensi dan juga video.
This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.